Kematangan emosi dan komunikasi interpersonal sebagai prediktor kepuasan pernikahan pada perempuan yang menikah muda

Abstract

Kepuasan pernikahan pada perempuan yang menikah muda merupakan isu penting dalam bimbingan dan konseling keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kematangan emosi dan komunikasi interpersonal, baik secara parsial maupun simultan, dengan kepuasan pernikahan pada perempuan yang menikah sebelum usia 21 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 70 perempuan yang menikah muda di Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, pada tahun 2023–2025, dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kepuasan Pernikahan, Kematangan Emosi, dan Komunikasi Interpersonal dengan reliabilitas Cronbach’s alpha masing-masing sebesar 0,921; 0,901; dan 0,914. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product-Moment dan korelasi ganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosi berhubungan positif dan signifikan dengan kepuasan pernikahan (r = 0,478; p < 0,001), demikian pula komunikasi interpersonal (r = 0,602; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel tersebut berhubungan positif dan signifikan dengan kepuasan pernikahan (R = 0,611; R² = 0,374; p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki hubungan yang lebih kuat dibandingkan kematangan emosi. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pengembangan kematangan emosi dan keterampilan komunikasi interpersonal dalam layanan bimbingan pranikah dan konseling keluarga bagi perempuan yang menikah muda.