Analisis strategi guru pada transformasi pendidikan era artificial intelligence (ai) dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah dasar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong transformasi pendidikan yang menuntut guru mampu mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan pembentukan karakter religius peserta didik (Kurniahtunnisa et al., 2025; Zhou & Wijaya, 2024). Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pedagogis guru dalam mengintegrasikan AI dengan pembentukan karakter religius siswa pada tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran di sebuah sekolah dasar Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan selama [data lapangan, mis. tiga bulan, Maret–Mei 2026] melalui wawancara semi-terstruktur terhadap [data lapangan: jumlah] informan (kepala sekolah dan guru) yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman mengajar dan keterlibatan aktif dalam pemanfaatan AI, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi perangkat ajar. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, coding tematik, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, audit trail, peer debriefing, serta refleksivitas (Luthfiyani & Murhayati, 2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dilaksanakan melalui tiga tahapan yang saling berkaitan: perencanaan berbasis kebijakan sekolah dan integrasi nilai religius dalam perangkat ajar; implementasi pemanfaatan platform AI (ChatGPT, Gemini, Canva, Quizizz AI) yang didampingi pembiasaan dan keteladanan; serta evaluasi berkelanjutan melalui supervisi dan refleksi guru. Penelitian ini berkontribusi pada kerangka konseptual integrasi AI dengan pendidikan karakter religius di jenjang sekolah dasar dan merekomendasikan penelitian multi-situs untuk menguji transferabilitas temuan.