Hubungan self-regulation dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa bimbingan dan konseling

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan masalah umum di kalangan mahasiswa yang dapat menghambat penyelesaian tugas-tugas akademik. Self-regulation dianggap sebagai faktor penting yang berkaitan dengan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self-regulation dan prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Semarang. Desain penelitian korelasi kuantitatif digunakan, dengan melibatkan 221 mahasiswa yang dipilih melalui metode pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala yang dikembangkan oleh peneliti untuk self-regulation dan prokrastinasi akademik, dengan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,840 dan 0,885. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-regulation dan prokrastinasi akademik (r = -0,808, p < 0,001). Self-regulation berkontribusi sebesar 65,3% terhadap varians prokrastinasi akademik. Temuan ini menyoroti pentingnya mengembangkan self-regulation dalam layanan Bimbingan dan Konseling untuk mengurangi prokrastinasi akademik.