Menguji ulang struktur kontrol diri remaja: bukti model marginal pada instrumen berbasis teori averill

Abstract

Instrumen kontrol diri remaja diperlukan dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membantu guru BK memahami kemampuan siswa dalam mengendalikan perilaku, mengelola pikiran, dan mengambil keputusan secara adaptif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas psikometrik instrumen kontrol diri remaja berbasis teori Averill pada siswa sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental menggunakan confirmatory factor analysis. Partisipan penelitian berjumlah 202  orang siswa yang diambil menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen awal terdiri atas 30 item dengan empat pilihan respons, sehingga analisis CFA dilakukan menggunakan estimator WLSMV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model awal belum memiliki kecocokan yang memadai. Setelah tujuh item dengan kontribusi lemah dieliminasi, model akhir terdiri atas 23 item dengan nilai CFI = 0,880, TLI = 0,866, RMSEA = 0,046, dan SRMR = 0,072. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur tiga faktor Averill memperoleh dukungan terbatas, tetapi belum mencapai kecocokan model yang ideal. Dengan demikian, instrumen kontrol diri remaja dalam penelitian ini belum direkomendasikan sebagai alat asesmen individual atau dasar pengambilan keputusan layanan bimbingan dan konseling. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti psikometrik awal mengenai keterbatasan struktur faktor instrumen serta arah revisi item untuk pengembangan alat ukur kontrol diri remaja yang lebih kuat secara empiris.