Revitalisasi bimbingan karier di era kecerdasan buatan generatif: sebuah telaah kritis terhadap kerangka teoretis
-
Published: August 28, 2025
-
Page: 39-51
Abstract
Artikel ini mengeksplorasi dampak transformatif Generative AI terhadap landasan teoretis konseling karir dalam pendidikan vokasi. Melalui analisis kritis terhadap teori-teori tradisional seperti Holland, Super, Krumboltz, dan SCCT, penelitian mengungkap bahwa asumsi stabilitas, linearitas, dan pencocokan statis (matching) karir tidak lagi memadai dalam lanskap kerja yang dinamis dan non-linier di era AI. Generative AI menawarkan kapabilitas analisis data, prediksi, personalisasi, dan simulasi yang memungkinkan pendekatan konseling yang lebih dinamis, preskriptif, dan berorientasi pada navigasi. Namun, integrasi ini menghadirkan tantangan etika seperti bias algoritma, ketergantungan berlebihan pada teknologi, dan isu privasi data. Artikel menyimpulkan bahwa teori-teori tradisional perlu diinterpretasikan ulang dan diintegrasikan ke dalam paradigma baru yang mengedepankan co-creation antara konselor, klien, dan AI, dengan peran konselor berevolusi menjadi interpreter etis, pemandu naratif, dan fasilitator literasi digital untuk memastikan relevansi dan keadilan dalam praktik konseling vokasi di masa depan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.